environment . education . experiences | but sometimes just random post. enjoy :)

Sabtu, 04 Oktober 2014

Cerita si Mbak

もし もし 。。。^_^
おはよう ございます 。。。
Sebelumnya, SELAMAT HARI RAYA IDUL ADHA :)

hari ini saya ingin bercerita tentang pengalaman yang (bagi saya) bisa dijadikan pelajaran.
tadi pagi, saat saya dan teman satu kosan berangkat ke lapangan Grha Sabha Pramana untuk menunaikan ibadah sholat Idul Adha, saya bertemu dengan seorang yang harusnya saya memanggil dengan sebutan "mbak" tapi malah saya panggil "bu".

langsung saja, setelah pertemuan singkat dengan (panggil saja mbak Bunga) beliau, beliau banyak mengajak saya cerita (dan bahkan mungkin lebih ke curhat). mbak Bunga duduk disebelah saya, saat masih menunggu jamaah lain datang, mbak Bunga banyak cerita tentang anak - anak. yaa menurut saya saat itu memang wajar saat kita berbicara tentang anak, karena kebanyakan jamaah putri di depan saya membawa serta anak - anak mereka untuk menunaikan ibadah sholat idul adha. anak - anak yang begitu lucu dan imut, mengenakan jilbab dan bercengkrama dengan bundanya, menanyakan kenapa sekarang banyak orang datang di lapangan, dan lain sebagainya. pemandangan yang mengharukan sekaligus menyenangkan.


tak sengaja ketika membahas masalah "putera", saya keceplosan menanyakan "berapa putra ibu?". dengan nada lirih mbak bunga menjawab "saya belum punya keturunan." lantas saya berkata "semoga cepat dikaruniai keturunan ya,bu". beliau melanjutkan "saya belum menikah mbak." saya terdiam. bisu. bingung mau ngomong apa. dalam hati saya berucap maaf terus - menerus. kemudian lanjut beliau... "besok oktober usia saya 44 tahun."

Ya Allah... 
hingga pada akhirnya saya hanya bisa berkata "semoga diberi yang terbaik ya,bu... barakallahu fiik."

pelajaran yang dapat saya ambil disini adalah masalah JODOH dan WANITA. banyak orang bilang bahwa wanita itu menunggu. tapi harus responsif. dan saya memang membenarkan kata "menunggu" itu. walaupun pada konteksnya wanita juga bisa mengungkapkan perasaannya pada lawan jenis. jodoh memang sudah diatur sama Tuhan, kapan datangnya, siapa dia, kita tidak akan pernah tau.
satu hal yang sering terlupakan pada diri kita saat (mungkin) jatuh hati adalah berdoa. karena pada dasarnya, cinta itu fitrah, namun apabila diselipi dengan gangguan setan pasti hilanglah fitrahnya, 
sebagai seorang wanita, pasti terkadang kita bingung untuk menentukan suatu keputusan. kita dipilih, memilih, tapi juga berhak menolak dan menerima. selama ini, anggapan publik hanya memandang wanita sebagai sosok yang "dipilih". dan ruang geraknya sangat kecil. 

hanya yang perlu diyakini adalah Tuhan pasti akan memberikan jalan-Nya. kelahiran, kematian, jodoh, dan rezeki adalah kehendakNya. kita hanya butuh usaha dan berdoa sesuai kadar yang ingin kita capai,

wallahua'lam bisshowab


"Aku masih bisa memandang mentari diantara jejaran awan, aku masih bisa menghembuskan nafas diantara sepoi angin pagi ini, menanyakan pada alam, kemana cintaku 'kan terbawa."

ありがとう ございます:)

0 komentar:

Posting Komentar