environment . education . experiences | but sometimes just random post. enjoy :)

Minggu, 12 Februari 2017

Kangen! (Part ke-sekian)

Sabtu-minggu ini saya memilih untuk menghabiskan waktu di-kosan, kemarin, beberapa teman datang membahas project-project kerjasama mereka dengan saya. Selain mengolah kertas-kertas bekas bungkus makanan menjadi kotak hias, saya memiliki kesibukan lain akhir-akhir ini, menjadi freelance illustrator, di mana lukisan-lukisan saya yang ga jelas itu satu per satu mulai mendapat respon positif. Oiya, saya memakai teknik aquabrush dalam melukis, agak abstrak, tapi mendekati ketegasan gitu sih, dikasih penebalan gitu pake drawpen. apaan sih. hehe

Tadi pagi, saya benar-benar maaageeer (males gerak), jogging saya batalkan, agenda mencuci saya batalkan, beres-beres kosan saya batalin juga. Akhirnya saya memilih untuk mendekam di kosan saya, di ruang tamu yang saya sulap jadi perpus pribadi. Like this:


Dan gara-gara itu, saya jadi sering mager ke mana-mana, ujung-ujungnya, semua kerja kelompok, tugas dll dikerjakan di sini, kenapa? Yaa karena ada wifi dan tempatnya yang enak. Haha, deket dari kampus pula.

Tapi, karena dari pagi sampai siang mendekam di kos, dan kerjaan saya cuma nonton youtube (debat cagub wkwk)-buka tumblr-cek proyek. Soooo, itu sangat membosankan. Akhirnya saya ke pekerjaan lama saya: stalking tulisan teman-teman saya. Hahahaa. 

Saya punya sahabat, sekarang sedang menempuh studinya di Ritsumeikan Asia-Pasific Univesity, di Jepang. Beberapa hari yang lalu dia mengikuti kontes fotografi bertema wetland, menanggapi wetland days yang diselenggarakan oleh UN. Foto yang dilombakan oleh dia sangat familiar. Pada awal tahun 2016, dia mengirimkan foto ini ke saya:

Foto di atas adalah sunset 1 Januari 2016 di Matama Beach, konon, di sini adalah salah satu panorama sunset terindah di Jepang, dan dia ke sana lagi untuk yang ke dua kalinya pada awal tahun 2017.

Saya terus membaca tumblr nya dan menghindari ada cerita-cerita yang terlewat, akhirnya saya mengetahui bahwa dia akan segera pulang! Senang sekali rasanya, sayangnya dia pulang hanya sebentar, kami tidak dapat memastikan apakah kami akan bertemu ataukah tidak. Setidaknya, kerinduan-kerinduan itu akan terbayar dengan indah ketika kami membaca tulisan satu sama lain, pun sebenarnya tulisan itu tidak ditujukan secara personal.

Saya selalu meyakini bahwa, keterikatan hati dan emosional yang sudah diciptakan oleh orang lain terhadap kita atau kita terhadap orang lain, akan membawa rasa tentram meskipun jauh, rasa aman meskipun tak sering berkirim pesan, rasa saling menjaga dalam doa, dan menurut saya, itulah kasih sayang yang sederhana. 

0 komentar:

Posting Komentar