environment . education . experiences | but sometimes just random post. enjoy :)

Jumat, 05 Agustus 2016

An Ambivert (?)

Menyoal tentang kepribadian orang - orang, selama ini kita hanya mengenal dua istilah, yakni introvert dan ekstrovert. Banyak psikolog yang mengatakan bahwa jenis kepribadian ini akan stabil sepanjang hidup manusia,hingga akhirnya pada sekitar tahun 1940-an para psikolog menyadari akan adanya kepribadian ke-tiga :ambivert




Menurut para psikolog, orang ambivert adalah mereka yang memiliki ciri-ciri ekstrovert dan introvert. (Sumber:http://nationalgeographic.co.id/berita/2016/02/10-fakta-seputar-kepribadian-ambivert)
 Jadi saya cukup bingung, menyoal kepribadian saya sendiri. Sebenarnya saya ini ekstrovert atau introvert sih?

Banyak yang mengatakan saya ekstrovert. Ya, kalau dilihat - lihat sih benar. Tapi bagi orang yang sudah benar - benar lama mengenal, bahkan diri saya sendiri, merasakan ada sisi introvert. Trus gimana dong?

Ya sudah lah ya, biarkan orang lain melakukan penilaiannya. Toh kita lebih mengenal siapa diri kita dibanding orang lain, kan?

Saya senang berkenalan dengan orang baru, di tempat baru, bertukar fikiran, ngoceh sana - sini. Mau jalan - jalan, makan - makan, kumpul - kumpul? Ayok! Tapi yang tidak banyak orang ketahui adalah : Ada kalanya saya membutuhkan ketenangan, bercengkrama dengan secangkir kopi dan menghirup aroma mawar merah. Sebab, sehitam apapun kopi, ia selalu menggoda, kan? Dan se-apapun bentuk mawar merah, wanginya selalu harum, kan? Kesendirian bagi saya adalah kenikmatan, karena di kondisi itulah saya bisa melakukan banyak hal - yang tidak diketahui orang lain -, tapi ketika kelamaan sendiri ya akhirnya cari temen juga! Haha. Makanya jangan biarkan adek sendiri terus Bang (Candaaa :v wkwk).

Profesi sampingan saya selain menjadi mahasiswa setengah tua adalah menjadi MC acara formal dan moderator serta kadang ngajar anak - anak. Kenapa memilih hal tersebut? Jawabannya hobby! Haha. Kepribadian yang ada dalam diri kita tentu tidak bisa lepas dari lingkungan yang "membesarkan" kita hingga detik ini. Tapi ya walaupun cuma hobby kadang menghasilkan duit juga, lumayan buat hidup di Jogja. Haha 

Baiklah, bosen kalian kalau saya cerita tentang diri saya sendiri. Bisa muntah nanti, isinya pencitraan tok.
Jadi... Dilansir dari National Geographic Indonesia, 10 ciri kepribadian Ambivert adalah :
1. Populasi orang ambivert di dunia ternyata lumayan banyak, sekitar 38%. Namun mereka pada umumnya tidak menyadari jika memiliki kepribadian ini
2. Ambivert berbagi sifat dengan introvert dan ekstrovert. Mereka yang ambivert umumnya memiliki kemampuan bersosialiasi yang baik dan juga terkadang butuh waktu untuk sendiri.
3. Ambivert memiliki kepribadian yang fleksibel. Mereka bisa bolak balik dari kepribadian introvert ke ekstrovert.
4. Ambivert adalah pedagang yang hebat. Sebuah studi di Wharton School menemukan orang-orang yang memiliki kepribadian ini mampu melakukan penjualan terbaik dan membawa uang paling banyak
5. Ambivert biasanya tak yakin dengan kepribadian mereka. Hal ini yang membuat para ambivert terkadang merasa terjebak, tidak tahu kapan harus bertindak atau mencoba sesuatu yang berbeda.
6. Merasa nyaman di mana saja adalah salah satu tanda seorang ambivert. Biasanya, seorang introvert cenderung lebih senang berada di lingkungan yang tenang, sementara ekstovert lebih senang dengan suasana yang ramai dan menyenangkan. Ambivert akan alami keduanya, namun dengan waktu-waktu tertentu
7. Intuisi adalah bagian dari seorang ambivert. Tidak seperti ekstrovert yang kadang-kadang sulit untuk berhenti berbicara, ambivert secara naluriah tahu kapan harus mendengarkan atau diam
8. Mereka yang ambivert akan memiliki “emosional bilingual”. Mereka pandai membaca emosi orang lain
9. Ambivert biasanya akan bertindak unik di media sosial. Studi menemuan jika mereka yang ambivert akan lebih terbuka dalam pertemanan namun lebih tahu batas-batasan untuk kapan berbicara atau diam
10. Mereka yang ambivert dikatakan sebagai orang tua yang baik, karena mareka pintar dalam memberi dan juga menerima.

So?
via http://in5d.com


Read More

Senin, 01 Agustus 2016

Catatan Perjalanan : International Conference on Environmental and Occupational Health 2016 (Part 2)

International Conference on Environmental and Occupational Health 2016 merupakan sebuah konferensi berskala internasional dengan berbagai disiplin (ketertarikan) bidang ilmu, namun di konferensi ini fokus membahas tentang lingkungan dan keselamatan kerja. Meskipun topik utama kami bukan tentang itu (yaa mepet - mepet lah haha), kami tergabung dalam "unit chamber" soil and water pollution, karena dalam paper kami, kami mengkaji tentang hubungan DO dengan penggunaan lahan, yang ternyata hasilnya menunjukkan ada suatu linearitas namun tidak signifikan.

Kami berangkat dari Adi Sutjipto International Airport menuju Kuala Lumpur International Airport (KLIA), perjalanan sekitar 2 jam - 3 jam. Saat itu kondisi cuacanya agak nggak baik sih, beberapa kali pesawat yang membawa kami terkena goncangan, tapi no problem. Alhamdulillah. Setelah sampai di KLIA, kami segera mencari toko / konter yang menjual kartu perdana untuk paket internet yang bisa kami gunakan selama 3 hari di Malaysia. Harganya berkisar Rp.60ribu. Oiya, bagi temen2 yang hendak menukarkan uang ke beberapa negara tujuan (US, UK, SG, MY, TH, JP) bisa menukarkannya ke BPU "Mulia" alamatnya di depan Hotel Inna Garuda Jl.Malioboro, tepat di sebelah kanan dari pintu masuk Inna Garuda. Proses nya cepat kok, dan tentu aman.

Kami langsung menuju ke hotel yang sudah kami booking sebelumnya melalui Agoda, di KL, jadi, untuk menuju kesana, kami menggunakan bus, Transportation Hub KLIA2 - KL Sentral, tapi bus itu tidak bisa langsung sampai tempat tujuan, jadi dari KL Sentral kami harus menggunakan kereta monorel untuk sampai ke tempat kami. Penggunaan monorel terbukti cepat dan ampuh tanpa kemacetan, dengan jadwal tertib sedemikian rupa, monorel dapat menjadi solusi alternatif permasalahan transportasi perkotaan. Sistem yang digunakan untuk pembayarannya juga menarik, kita hanya perlu menginput data stasiun awal dan stsiun tujuan setelah itu membayar berdasarkan harga yang sudah ditentukan. Untuk memasuki kawasan monorel (setelah pembayaran). kita akan mendapat koin untuk membuka "pintu" dan bisa memasuki kereta, setelah sampai di tempat tujuan dan hendak keluar dari stasiun, kita memasukkan kembali koin tersebut. Yap! No kertas, gaada yang dibuang - buang. Ini poinnya.

Sesampainya di hotel pada pukul 14.00 kami segera beres2 dan bersiap untuk... JALAN - JALAN! Hahaha. Ya niatnya mengunjungi Petronas Towers (Twin Towers), kesananya dengan jalan kaki, niatnya cari jalan kucing gitu tapi ternyata jauh, akhirnya kami menaiki monorel (lagi). Petronas Towers, biasa aja sih (menurut saya), seperti hanya pusat perbelanjaan dan juga "kantor" beberapa pengusaha dan beberapa antek - anteknya. Hanya saja, gedung yang menjulang tinggi dan terang ini menjadi ikon bagi Malaysia. Di sekitarnya banyak bangunan tua yang sampai sekarang masih difugsikan sebagai bank atau rumah makan. Tidak jauh dari sana terdapat makanan murah (ya ibarat kayak malioboro gitu, dibilang murah karena disini bervariasi harganya, bisa pilih - pilih). Karena sudah lama sekitar 4 bulan yang lalu, saya lupa dokumentasinya saya taroh mana, biasalah B, Berantakaaan mwaahaha

Berpose ala - ala di depan Twin Towers

belakangnya ada bank, salah foto


Oiya, disana kami menjumpai "pasar malam" ketika pulang menuju hotel, bukan pasar malam kayak hiburan di ina ya, tapi sebuah pasar tradisional yang aktif di malam hari.

walhasil sekitar pukul 23.00 waktu setempat kami kembali ke hotel dan harus menyiapkan segala sesuatunya untuk presentasi besok di Putrajaya. Putrajaya merupakan kawasan pemerintahan Malaysia. Disana kotanya sangat rapi dan bersih. Banyak bangunan megah tapi (sepertinya) tidak ada tempat hiburan kecuali hanya sebuah mall di Putrajaya Complex. By the way, kita konferensinya di Hotel Marriot Putrajaya. Gewlak, gede banget, dan pelayanan yang super. Makanannya juga super.

Kami sampai disana kemudian melakukan registrasi dan mendapatkan souvenir. Ruangannya gewlak gede banget, dan di sesi itu kami mendapat beberapa pemaparan dari keynote speaker serta icebreaking dari panitia. Disana saya bertemu teman saya pada konferensi sebelumnya di Yangon, Prof (Assoc) Dr.Haliza Abdur Rahman, M.Sc yang kebetulan panitia disana. Haha, ga nyangka tapi yaa darisitu saya mulai percaya bahwa dunia ini sempit, sepanjang kita terus berjalan, banyak orang baru yang kita temui namun tidak terlepas begitu saja.



Yaa itu sebagian dokumentasi di ruang utamanya, beberapa saat itu kami melihat poster yang sudah disiapkan (poster hasil penelitian). Lalu makan siang, dan kemudian memasuki masing2 chamber untuk melaksanakan presentasi ilmiah.
Gelapsih, ini di depan ruangan presentasinya

suasana makan makan
 Nah setelah presentasi dan dag dig dug karena berbagai pertanyaan, kami makan2. suasananya seperti gambar diatas. serasa muda? jelas! haha. Kemudian kami juga berkenalan dengan beberapa orang daan, ternyata salah satunya adalah dosen farmasi UGM! So Waw! Dosen tersebut bernama Bu Tanti, beliau kaget karena ada 4 anak ingusan dari UGM yang juga ikut mempresentasikan penelitian. (Bu Tanti --> Kerudung Biru). Setelah berbincang lama, akhirnya kami berpisah dan berakhir sudah konferensi hari ini.

Kami beranjak menuju Langit Langi Hotel di kawasan Bangi. Dekat Bandara, karena pukul 06.00 besok kami harus ke Bandara untuk pulang (mengingat beberapa praktikum dan inhal yang akan segera menyerang). Setibanya di airport ternyata jadwal penerbangan Bu Tanti samaan. Ketika itu saya menjumpai ketika beliau makan, dan yaa.. rejeki anak soleh, kami berempat ditraktir. Terima kasih banyak Ibu.. semoga kebaikannya kembali. Aamiin.

Akhirnya pukul 11.00 kami tiba di Adi Sutjipto International Airport Yogyakarta. Saya bergegas pulang dengan TJ karena pukul 15.00 ada praktikum Kimia Organik dan laporannya belum saya kerjakan, Hahahaa. Pukul 13.00 saya sampai kosan dan voila! Welcome dunia normal~

Catatan perjalanan ini hanya sebagian dari yang saya alami. Semuaaamua nya tentu berkesan, dan, pasti akan ada cerita - cerita baru lainnya :)

Beranilah mencoba, Teruslah Belajar
Baiklah... Saya tutup tulisan kali ini, sebentar lagi jadwal saya meminum obat karena beberapa hari ini saya teler. Dan, dokter memaksa saya beristirahat total. Haha.

Di meja seperti biasa, ada sedikit hiasan berbagai macam obat dari RS.Panti Rapih
Yogyakarta, 1 Agustus 2016

^^ 
Read More